MORUT– Kementerian Komunikasi dan digital (Komdigi) Manado di laksanakan di ruang pola Kantor Bupati Kabupaten Morowali Utara, di ruang Pola kantor Bupati Morowali Utara, Senin (19/5/2025)
Pembukaan pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) 2025 diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Manado adalah program beasiswa pelatihan intensif yang bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia digital yang siap mendukung transformasi digital di Indonesia.
Digital Talent Scholarship (DTS) – Government Transformation Academy (GTA) Kabupaten Morowali Utara Tahun 2025. Program ini di selenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI melalui UPT Balitbang SDM Kominfo, Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo (BPSDMP Kominfo) Manado bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara di prakarsai Dinas Kominfo Daerah Morowali Utara.
Dalam arahannya Sekretaris Daerah Kabupaten Morowali Utara Ir. Musda Guntur MM yang di damping Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Morowali Utara, Herry Yohannes Pinontoan SSTP menyebutkan bahwa SPBE harus selalu mengupdate hal-hal baru agar tidak tertinggal dalam mengelolah management pemerintahan melalui arsitektur system pemerintahan berbasis elektronik SPBE yang sudah terencana dan tesusun. Ini adalah momen yang sangat penting, karena kita sedang berada di tengah-tengah revolusi digital yang mengubah cara kita berinteraksi, bekerja, dan bahkan berbisnis.
‘’Saya selalu mengingatkan kepada OPD terkait bahwa di tahun 2025 kemarin banyak perkembangan terbaru terkait dengan indukator indeks Masyarakat digital yang harus masuk dalam RPJMD kita sehingga dalam penyusunan program program untuk e government benar benar ada cakupannya.sebab jika tidak ada dasarnya akan sulit untuk kita kembangkan,” terang Sekda.
Sekda juga mengingatkan bahwa di era Digital saat ini kita harus bisa beradaptasi dan harus menguasai teknologi Informasi untuk kemudian dapat memanfaatkan peluang bisnis di berbagai aspek termasuk pengelolaan birokrasi agar lebih efektif dan efisien.
“Hari ini suka tiadak suka kita mau tidak mau bahwa kita sudah memasuki era baru yaitu era digital sebuah era yang bisa kita katakan dunia itu bisa kita genggam dalam satu genggaman tentunya ini merupakan tantangan sekaligus peluang dalam rangka percepatan sebuah transaksi bisnis dan lain lain termasuk pengelolaan birokrasi sehingga bagi kita yang menguasai informasi digital kita dapat menciptakan birokrasi yang efisien,” ujar Sekda.
Sementara itu, Kepala UPT Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Manado wilayah UPT Sulutenggo dan Maluku, Arsyad, M.Kom dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan program pelatihan ini adalah program prioritas nasional yang di laksanakan di seluruh Indonesia dan program DTS ini akan dilaksankan selama 5 hari kedepan dengan jumlah peserta kurang lebih 200 peserta dari berbagai latar belakang mulai dari ASN, perangkat Desa, pelaku Usaha hingga Siswa SMP yang ada di kabupaten Morowali Utara.
Kegiatan ini di bagi dalam 3 akademi, Government Transformation Academy ( GTA) Digital Enterpreneueship Academy(DEA),Thematic Academy(TA), Dengan 3 kelas yaitu dengan skema pelatihan Junior Office Operator,Video production for Government Campaingn, Junior Network Administrator, Basic Cyber Security dan Pemasaran Digital Dasar. Pelatihan DTS ini sesuai jadwal akan berlangsung selama 5 hari kedepan
Arsyad mengatakan pelaksanaan pelatihan ini untuk mempersiapkan sumber daya manusia digital yang siap mendukung transformasi digital di Indonesia.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Mari kita manfaatkan potensi teknologi untuk menciptakan solusi inovatif, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi,melalui program program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dalam rangkaian DTS, Digital Talent Scholarship,”ujar Arsyad.

