MORUT– Sebanyak 341 pelamar yang lolos test penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali Utara formasi tahun 2024 menerima SK CPNS.
SK tersebut diserahkan langsung Bupati Morut Delis Julkarson Hehi di Ruang Pola Kantor Bupati Morut di Kolonodale, Selasa sore (3/6/2025).
Penyerahan SK CPNS tersebut sekaligus dengan pembukaan pelatihan dasar (latsar) CPNS di lingkungan Pemkab Morut formasi tahun 2024.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemda Morut, Nimrod Tandi menjelaskan total pendaftar CPNS Morut tahun 2024 mencapai 4.000 orang.
Dari jumlah tersebut yang lolos tes mencapai 342 orang, namun satu orang belakangan mengundurkan diri sehingga yang menerima SK CPNS saat ini berjumlah 341 orang.
Bupati Morut Delis Julkarson Hehi dalam sambutannya mengingatkan bahwa profesi PNS merupakan profesi pelayan, yakni abdi negara dan abdi masyarakat.
Jadi, begitu menerima SK CPNS dan selanjutnya mengikuti latsar, berarti sudah siap melayani masyarakat, melayani daerah, dan melayani bangsa yang dicintai.
“Jiwa melayani harus tumbuh dari diri sendiri, kerja bukan untuk dilayani tapi untuk melayani,” jelasnya.
Bupati Delis juga menekankan agar para abdi negara menyadari diri bahwa dengan posisinya sebagai pelayan maka jangan berharap untuk jadi kaya raya.
“PNS bukan pilihan hidup untuk jadi kaya. Kalau mau jadi kaya, jadi pengusaha atau profesi lainnya,” katanya.
Meski demikian, Bupati Delis mengingatkan agar CPNS harus tetap bersyukur karena busa lolos test di antara ribuan pelamar.
Selain itu, PNS juga memiliki tambahan penghasilan berupa TPP (tambahan penghasilan pegawai) yang cukup besar nilainya. Bahkan Morut tercatat menempati rangking teratas besaran TPP se Provinsi Sulteng.
Diakhir sambutannya, Bupati Delis mengingatkan agar para PNS di Morut benar-benar memahami dan menjalankan core values atau nilai-nilai dasar ASN yakni BerAKHLAK yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.
“Nilai-nilai BerAKHLAK ini bertujuan untuk meningkatkan budaya kerja ASN yang profesional dan berintegritas,” ujarnya. (Ale/Ryo/San)

