POSO– Darah politik Partai Golkar di Kabupaten Poso tampaknya mulai berdenyut kencang. Menjelang momentum politik tahun 2029, DPD II Partai Golkar Poso memilih Wilayah Napu bersaudara sebagai episentrum konsolidasi organisasi melalui Musyawarah XI Tingkat Kecamatan dan Temu Kader, yang dipusatkan Desa Watutau, Kecamatan Lore Peore, Senin 18 Mei 2026.
Acara ini bukan sekadar seremonial. Di bawah arahan Ketua DPD II Golkar Poso, Darmawan Lyanto, ribuan kader dari Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, Lore Peore, dan Lore Tengah dikumpulkan untuk menyatukan frekuensi perjuangan.
Dalam pidatonya, Darmawan Lyanto menekankan pentingnya kekuatan akar rumput. Ia menyebut konsolidasi ini sebagai fondasi utama sebelum bertarung di tahun 2026.
“Semangat kami jelas: Golkar Solid, Indonesia Maju. Khusus untuk Poso, kami membawa semangat Sintuwu Maroso—menekankan kebersamaan untuk kesejahteraan,” tegasnya di hadapan ribuan simpatisan yang memadati lokasi.
Bobot acara ini kian berbobot dengan turun gunungnya pengurus DPD Golkar Provinsi Sulteng, Johanis Tumiwa dan Refly Maramis. Kehadiran mereka memberikan suntikan moril luar biasa bagi kader di daerah.
Didampingi pengurus teras Poso seperti Saher Sampeali (Sekretaris), Herlina Lawodi (Bendahara), dan Sesi KD Mapeda (Wakil Ketua DPRD Poso), Darmawan sukses mengirim pesan kuat kepada publik: Golkar Poso siap mengawal kemajuan daerah dengan struktur yang jauh lebih kokoh. BP

