MORUT – Masyarakat Kabupaten Morowali Utara kini dapat mengakses layanan medis canggih tanpa harus keluar daerah. Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, resmi membuka layanan CT Scan 64 Slice di Ruang Radiologi RSUD Kolonodale, Kamis (17/9/2026).
Kehadiran teknologi pencitraan medis canggih ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Delis, dilanjutkan dengan peninjauan ruang CT Scan dan proyek pembangunan ruang hemodialisis di rumah sakit tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Delis menegaskan bahwa pengadaan CT Scan merupakan komitmen Pemkab Morut untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.
“Hari ini dengan tersedianya layanan CT Scan, kita tidak perlu lagi merujuk pasien yang memerlukan pemeriksaan ini ke luar daerah. Ini adalah bagian dari pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan bagi masyarakat Morowali Utara,” ujar Delis.
Ia menjelaskan, langkah strategis ini selaras dengan visi Pemkab Morut untuk menciptakan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera melalui program unggulan Morut Sehat.
Dukung Diagnosis Cepat dan Tercover BPJS Kesehatan
Teknologi CT Scan 64 Slice berfungsi menghasilkan gambar penampang tubuh secara detail menggunakan sinar-X dan komputer. Fasilitas ini sangat vital untuk membantu dokter mengevaluasi cedera internal, perdarahan, kelainan tulang, tumor, hingga kasus stroke secara cepat dan akurat.
Kabar baiknya, layanan CT Scan di RSUD Kolonodale ini sudah terintegrasi dengan BPJS Kesehatan. Peserta JKN dapat memanfaatkan fasilitas ini sesuai indikasi medis dan prosedur yang berlaku.
Direktur RSUD Kolonodale, dr. Sherly Pede, M.Kes, menyampaikan apresiasinya kepada Pemkab Morut atas dukungan penuh dalam merealisasikan fasilitas vital ini.
“Kehadiran CT Scan membantu Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP) menegakkan diagnosis dan menentukan terapi yang tepat bagi pasien,” kata dr. Sherly.
Pengembangan Layanan Unggulan RSUD Kolonodale
Pengembangan mutu di RSUD Kolonodale dipastikan terus berlanjut. Selain CT Scan, pihak rumah sakit tengah menyiapkan fasilitas hemodialisis (cuci darah) dan Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk penanganan penyakit jantung yang ditargetkan beroperasi penuh pada 2027.
Bupati Delis juga mengingatkan pentingnya peningkatan kompetensi Tenaga Kesehatan (Nakes) seiring dengan bertambahnya alat-alat medis modern.
“Fasilitas lengkap harus ditunjang mutu pelayanan SDM. Kebanggaan kita bukan pada gedung atau alat semata, melainkan saat masyarakat benar-benar merasakan manfaat layanan kesehatan ini secara maksimal,” pungkas Delis.
Acara peresmian ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Morut yang juga Anggota DPD RI asal Sulteng, Febriyanthi Hongkiriwang, Kadis Kesehatan Morut Arif Paskal Pakonda, serta jajaran manajemen dan dokter spesialis RSUD Kolonodale.(*)

