POSO, DETAIL73.COM-Pemda Kabupaten Poso, melalui Pj. Sekda Poso Frit Sam Purnama, meminta pada semua elemen masyarakat untuk mendukung rencana pembangunan rumah sakit baru, yang direncanakan akan menelan anggaran Rp.120 Milyar bersumber dari dana pinjaman kas daerah Kabupaten Poso.
Menyikapi adanya sejumlah pihak-pihak yang masih bertentangan dengan rencana tersebut, menurut Frit Sam Purnama itu adalah pernyataan yang sesat berpikir. Pasalnya, rencana pembangunan rumah sakit baru ini, bukan tiba-tiba muncul diera kepemimpinan Bupati Poso dr Verna GM Inkiriwang.
“Penting untuk saya sampaikan bahwa pada tahun 1997 saat saya masih duduk sebagai anggota dewan Poso, rencana pembangunan rumah sakit baru sudah muncul, dengan pertimbangan lokasi rumah sakit saat ini sudah tidak layak,” terang Frit Sam Purnama.
Bahkan pada era Bupati Poso sebelumnya sudah digulirkan rencana pengembangan rumah sakit baru, termasuk di era Bupati Darmin A Sigilipu. Ini juga sudah menjadi catatan penting Pemda Poso sejak tahun 2020 hingga 2022 saat ini. Sehingga hal ini menjadi pokok pikiran bersama DPRD Poso, untuk segera mempercepat proses pembangunannya.
“Nanti era Bupati Poso Verna Inkiriwang inilah DPRD mencari peluang membangun rumah sakit setelah melakukan konsultasi ke pihak Kementrian Kesehatan RI dan disarankan kalau ingin bangun rumah sakit yang baru dengan biaya yang cukup besar, maka silahkan pinjam lewat SMI, dan inilah yang ditindak lanjuti saat ini,” ucapnya menambahkan.
Pj Sekda ini juga sampaikan jika proses peminjaman ini sudah melalui proses pembahasan di DPRD Poso, walau pun memang berjalan cukup alot karena ada fraksi yang menolak.
“Memang ada fraksi golkar tidak menyetujui, namun setelah lewat proses politik dan demokrasi di DPRD, pembahasan disetujui lewat voting dan kini terus dilakukan”.
“Setelah proses politik dan demokrasi sudah selesai di DPRD, maka seyogyanya semua pihak harus memberi dukungan kepada putusan yang diambil oleh lembaga yang terhormat, bukan justru diluar koar-koar, apalagi ini menuju tahun politik 2024 jangan sampai jadi komuditas politik tahun 2024,” pungkasnya.***

