POSO, DETAIL73.COM-Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Poso Iskandar Lamuka menyatakan bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Solar, Pertalite, dan Pertamax akan berdampak pada masyarakat pedesaan, khususnya petani, pekebun, dan nelayan. Hal ini dikemukakan Iskandar saat ditemui awak media, Minggu (4/9)
Menurutnya permasalahan ini perlu mendapatkan perhatian serius Pemerintah Daerah, sebab kenaikan tersebut akan diikuti naiknya harga kebutuhan pokok khususnya khususnya bagi masyarakat petani dan nelayan.
Terkait hal ini salah satu solusinya menurut Iskandar adalah soal distribusi BBM bersubsidi, bahwa kita harus memastikan distribusi BBM bersubsidi bisa sampai kepada masyarakat petani dan nelayan.
Menurutnya, saat rapat bersama unsur Pimpinan Daerah terkait penyaluran BBM bersubsidi, pada hari Jumat 2 September kemarin pihaknya telah menyampaikan dua poin yang menjadi rekomendasi Fraksi Partai Demokrat kepada Pemerintah Daerah.
Kedua poin tersebut adalah ; (1). Tentang quota bagi petani dan nelayan agar ditentukan bersama semua pihak. (2). Mengatur mekanisme distribusi untuk pastikan BBM subsudi sampai kepada petani dan nelayan.
Politisi Partai Demokrat Poso itu menambahkan, pihaknya akan mengulas permasalahan BBM bersubsidi ini sesuai dengan ketetapan peraturan dan regulasi yang berlaku nantinya. Kemudian jika ada pelanggaran terkait hal itu, pihaknya akan berikan rekomendasi.
“Kita akan tegakkan aturan jika ada yang menyalahi aturan dan kita akan rekomendasikan bahwa itu menyalahi aturan,” tambahnya.
Dia berharap, pendistribusian BBM bersubsidi untuk petani dan nelayan ini dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, sehingga para petani dan nelayan tidak lagi kesulitan mendapatkan BBM untuk aktivitas mereka.
“Kita harap para petani dan nelayan bisa benar-benar mendapatkan hak mereka terhadap BBM bersubsidi tersebut, sehingga mereka bisa dengan leluasa menjalankan aktivitas mereka,” demikian.
(citramedia news)

