POSO, DETAIL73.COM-Peringatan HUT Bhayangkara ke-76 dipusatkan bertempat di Kampus Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Selasa (5/7/2022), dalam sebuah upacara, yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dengan mengusung tema HUT Bhayangkara tahun ini adalah ‘Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi Dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh-Tangguh-Indonesia Tumbuh’.
Kegiatan tersebut, diikuti secara virtual oleh semua jajaran Polri, mulai dari tingkat Polda dan Polres seluruh Indonesia, termasuk Polres Poso, bertempat di halaman Makopolres Poso.
Dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Binis.com, Selasa (5/7/2022), ada empat pesan penting yang disampaikan oleh Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya yakni
Pertama, penangann Covid-19.
Jokowi menugaskan Polri untuk berkontribusi dalam penanganan Covid-19.
Kedua, memastikan Kamtibmas.
Jokowi menyebut sejumlah tugas berat lain yang harus diantisipasi Poltri yaitu ketidakpastian global, krisis pangan dan keuangan.
“Oleh sebab itu, Polri harus memastikan kamtibmas agar kita lebih kokoh dalam menghadapi tantangan,” kata Presiden.
Ketiga, kejahatan berbasis teknologi.
Lebih lanjut, Jokowi memperingatkan Polri terkait ancaman kejahatan berbasis teknologi terbaru. Polri diminta untuk lebih maju, berinovasi, dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghadapi pelaku.
Keempat, mengawal KTT G20
Jokowi menegaskan, Polri harus mengawal sejumah agenda nasional seperti pembangunan IKN, agenda G20 dengan puncaknya puncak KTT G20 di Bali hingga Pemilu 2024.
Presiden Joko Widodo juga mengamanatkan kepada Polri untuk selalu menjalankan fungsi dan kewenangan sesuai dengan harapan rakyat Indonesia.
“Di manapun, saudara-saudara bertugas, saudara-saudara selalu dalam pengamatan rakyat, selalu dalam penilaian rakyat. Rakyat menilai, apakah perilaku Polri sesuai dengan harapan rakyat,” kata Joko Widodo.
Lebih lanjut, Joko Widodo mengaku megikuti sejumlah pemberitaan terkait kinerja Polri, termauk survei terbaru Kompas yang menunjukkan sebanyak 58,3 persen responden mengatakan Polri sudah sesuai dengan visi presisi.”Tapi ingat, ada 28,6 persen yang menyatakan belum selesai,” tegasnya.
Dengan demikian, ia mengingatkan jajaran Polri untuk terus berhati-hati dalam bertindak. Pasalnya, sedikit kesalahan dari Polri akan menghapus kepercayaan masyarakat terhadap instansi keamanan negara tersebut.
“Setiap kecerobohan apapun di lapangan, sekecil apapun itu bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Oleh karena itu, bekerjalah dengan hati-hati, bekerjalah dengan presisi,” ucap Presiden.
Hadir dalam giat tersebut Kapolres Poso AKBP. Rentrix Ryaldi Yusuf, Bupati Poso, diwakili Asisten I Mahmudin Jamal, unsur pimpinan Forkopimda, anggota DPRD Poso, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.
Dalam barisan upacara, tampak diisi oleh Pramuka, Sat Pol PP, Sabhara, Sat Lantas, Brimob dan TNI.
Peringatan HUT Bhayangkara Ke 76
Kemudian dilanjutkan dengan acara ramatama di aula Sudirman – Andi Sappa Polres Poso, yang dihadiri oleh semua tamu undangan.***

