POSO, DETAIL73.COM- Anggota DPD-RI
Dr. Abdul Rachman Thaha, SH.MH yang merupakan perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Sulteng, menyambangi warga madyarakat Kabupaten Poso dan sekaligus membagikan bantuan sembako sebanyak 2.000 paket.
Ribuan paket bantuan tersebut dibagikan untuk masyarakat yang ada di 10 titik, yang tersebar di 8 Kelurahan dan 2 Desa yang ada di Kecamatan Poso Pesisir dan Kecamatan Poso kota Bersaudara.
Giat senator muda yang akrab disapa ART ini, juga terkait kegiatan reses-nya, selama dua hari di Kabupaten Poso, selama dua hari yakni Senin 18 hingga Selasa 19 Juli 2022.

ART saat menemui puluhan warga Desa Tokorondo,Poso Pesisir pada Senin (18/7/2022) mengatakan bahwa reses yang dilakukan ini sebagai wujud tanggung jawab dirinya nya kepada terhadap konstituen, sekaligus untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.
Selain itu ucap ART, adapun bantuan sembako yang dibagikan adalah bentuk kepedulian dalam melihat kondisi ekonomi warga yang terdampak akibat wabah Covid-19 yang hingga kini belum juga berakhir.
“Alhamdulillah dengan kehadiran saya di Poso, khususnya dalam rangkaian kegiatan reses ini, saya ingin berkenalan langsung dengan warga dan menampung aspirasi masyarakat yang selama ini mungkin belum terealisasi, semoga saja dengan kehadiran saya ini, seluruh unek-unek bisa saya dengar langsung dan insyaallah akan kami terima ’’ ungkap ART saat menemui puluhan warga Desa Tokorondo.
Hal yang sama yang diutarakan ART saat
Bertatap muka dengan warga masyarakat
Kelurahan Moengko dan Kelurahan Kayamanya Sentral di Kecamatan Poso Kota, mengakui kalau dirinya baru pertama kali bertemu dengan warga setempat
“Semata karena merasa terpanggil dalam melaksanakan amanah warga Sulteng sejak terpilih dan duduk sebagai senator di Senayan,” terangnya.
“Kedatangannya di Poso ini, selain untuk membagikan bantuan sembako serta menyerap aspirasi masyarakat, tujuan lain sekaligus untuk meminta restu serta doa agar amanah yang telah diberikan oleh warga Sulteng, khususnya di Poso bisa tetap terjaga, sehingga kedepan 2024 mendatang bisa terpilih kembali,” akunya.
‘’Sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai anggota DPD RI, tentunya saya harus mendengarkan segala bentuk keluh kesah yang ada,” imbuhnya.
ART menambahkan dalam kegiatan reses tersebut , sebagai mitra kerja, dirinya juga menggandeng pihak Kejaksaan Republik Indonesia yang diwakili langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Poso, Lapatewe B.Hamka,SH,MH yang sekaligus dalam rangka menyambut Hari Bhakti Kejaksaan pada 22 Juli tahun 2022 mendatang.
“Proses penegakan hukum yang kini berjalan di Kejaksaan tidak lagi harus selesai di meja hijau atau persidangan, namun nanti ada proses lain yang bisa ditempuh tergantung nilai tolak ukur sebuah kasus, dimana akan melalui kesepakatan (mediasi ) antara korban dan terdakwa, yang terkadang juga melibatkan para perwakilan masyarakat secara umum atau restorative justice”
‘’Jadi insyaallah kedepan,proses hukum kita akan lebih baik lagi ketika restorative Justice diterapkan, sehingga tidak selalu harus diselesaikan di persidangan, ini juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi tingkat hunian Narapidana yang ada di Rumah Tahanan,’’ jelas ART.
Selain di Kabupaten Poso, ART bersama tim juga rencananya akan melanjutkan kegiatan yang sama di Kabupaten Tojo Una-Una pada Rabu 20 Juli 2022, dengan target bantuan sembako sebanyak 2.000 paket. **

