POSO, DETAIL73.COM-Kepada Yth : Media cetak dan elektronik. Beberapa hari terakhir ini, beberapa oknum memposting lewat FB untuk membuka Donasi Bagi Dokter Ahli Kandungan.
Hal ini memberikan pesan dan kesan bahwa seolah-olah Pemerintah Daerah Kabupaten Poso tidak memberikan perhatian yang serius terhadapap keberadaan dokter ahli khususnya dokter ahli Kandungan.
Hal ini sangat tidak benar dan tidak mendasar karena Bupati Poso saat ini adalah seorang dokter yang memberikan perhatian khusus pada masalah kesehatan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dimasukkan dalam Visi dan Misi Pemerintah Daerah yaitu Poso Sehat, bahkan saat ini dengan niat yang cukup berani berencana akan membangun Rumah Sakit yang baru yang lebih baik dengan konsep baru sebagai Rumah Sakit Modern, karena Rumah Sakit yang ada saat ini sudah sangat tua dan tidak memadai lagi untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Mengenai dokter ahli kandungan yang sudah tidak ada lagi, dikarenakan dokter ahli kandungan ini telah habis masa kontraknya dan yang bersangkutan tidak mau lagi diperpanjang.
Menurut info dari Direktur RUSUD Poso dikarenakan insentif yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terlampau rendah jika dibanding dengan dokter ahli di Kabupaten tetangga.
Menaggapi hal tersebut Bupati Poso dr. Verna Inkiriwang telah memerintahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melalui Sekretaris Daerah untuk segera menyiapkan anggaran baik dalam anggaran perubahan tahun 2022 maupun dalam penetapan APBD 2023.
Pada Anggaran Perubahan telah disediakan anggaran untuk insentif dokter ahli sebesar 1 miliar dan untuk penetapan APBD disiapkan anggaran sebesar Rp 2.4 miliar.
Hal ini membuktikan keseriusan Bupati
dr. Verna Inkiriwang dalam mengatasi keberadaan dokter ahli yang telah habis masa kontraknya.
Sementara itu langkah konkrit yang sudah diambil oleh Direktur RSUD Poso adalah melakukan rekrutmen dr. Ahli Kandungan dan melakukan kordinasi dengan beberapa Fakuktas Kedokteran untuk penyiapan dokter ahli.
Untuk mengatasi persoalan tidak tersedianya dokter ahli kandungan dalam jangka pendek di RDUD Poso Bupati Poso telah berhubungan langsung dengan Direktur RSUD Ampana dan telah disepakati bersama bahwa dokter ahli kandungan untuk sementara akan diisi oleh dokter dari Ampana yang akan melaksanakan praktek setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu.
Diharapkan dalam waktu yang relatif singkat, dengan adanya peningkatan insentif dokter ahli maka akan segera ada dokter ahli kandungan yang akan siap dan segera praktek di RSUD Poso.
Semua butuh proses karena insentif dokter ahli yang kita gunakan saat ini sudah cukup lama, sejak beberapa tahun yang lalu sebelum dr. Verna menjadi Bupati dan sudah saatnya dr. Verna sebagai Bupati Poso segera mengambil kebijakan agar dokter ahli yang ada di RSUD Poso bisa betah bekerja dan mau menetap di Poso.
Semoga kerinduan masyarakat Kabupaten Poso segera akan terpenuhi.

