POSO, DETAIL73.COM-Oleh Pemerintah bersama DPR- dan penyelenggara Pemilu
KPU dan Bawaslu, sudah sepakat, kalau Pilkada serentak akan dilaksanakan pada 27 November 2024, sekitar sepuluh bulan setelah Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pilleg) 14 Februari 2024.

Kurun waktu tersebut relatif singkat untuk persiapan, baik itu pejabat (incumbent/ petahana) yang ingin maju lagi, ataupun pendatang baru (new comer) yang juga sama berharap menjadi peserta dalam perhelatan lima tahunan ini, apakah itu dari jalur partai koalisi, maupun dari jalur perseorangan (independent).
Bagi masyarakat pemilih pun, akhir-akhir ini, khususnya warga Kabupaten Poso juga makin sering disuguhkan oleh beberapa nama bakal calon Bupati Poso melalui medsos FB.

Dari sejumlah nama yang mulai dikenal publik, ternyata ada satu sosok new comer yang patut untuk di waspadai sekaligus diperhitungkan oleh semua bakal calon, tak terkecuali bagi petahana sekali pun.
Hal ini bukan tanpa sebab, pasalnya tidak sedikit warga Poso, dengan berbagai alasan yang menginginkan adanya figur baru untuk menjadi pemimpin Kabupaten Poso lima tahun kedepan.
Bahkan secara terbuka, mereka pun telah mengkait-kaitkan dengan adanya sosok Mokole Lemba Pamona yakni sebuah jabatan dengan kekuasaan tertinggi di lemba tanah Poso.
“Sudah saatnya memang Mokole Lemba Pamona ini harus pulang dan memimpin masyarakatnya yang sudah sangat lama merindukannya,” sebut sumber.
Harapan senada juga datang dari seorang tokoh masyarakat Pamona dan bahkan darinya telah menyebut nama Yosep Sefri Mosoe, yang belakangan diketahui adalah seorang TNI aktif dilingkup Mabes TNI dengan pangkat Letnan Kolonel Kavaleri.

Dari data yang diperoleh status “Mokole Lemba Pamona” (Raja Suku Pamona) yang disandang oleh Yosep Sefri Mosoe, berdasarkan pengukuhan, pengakuan dan pengesahan oleh Sri Paduka Datu Luwu yang ke XXXIX, Andi Bau Iwan Alamsya Jemma Barue, SH. pada tanggal 7 November 2009 silam.
editor : David Mogadi

