POSO, DETAIL73.COM – Guna untuk membentengi personil Polda Sulawesi Tengah dari pengaruh radikalisme dan intoleransi, Kapolda Sulteng Irjen Polisi Drs. Rudy Sufahriadi mendatangkan koordinator lapangan (Korlap) Persatuan Alumni Narapidana Teroris NKRI Seluruh Indonesia (PANNSI), Ustad Sofyan Tsauri.
Hal tersebut berlanjut dengan kedatangan Ustad Sofyan Tsauri di Gedung PGRI Poso untuk memberikan ceramah Kamtibmas dalam rangka pencegahan radikalisme dan intoleransi di wilayah Polda Sulteng guna mewujudkan Polri yang Presisi. Sabtu (11/3/2023)
Dalam sambutan Kaops Madagoraya menyampaikan terima kasih kepada Ustad Sofyan Tsauri sudah berkenan hadir untuk memberikan ceramah Kamtibmas dalam berbagai pengalaman sebagai upaya pencegahan radikalisme dan intoleransi.
Ustad Sofyan Tsauri yang juga seorang
mantan Napiter ini mengatakan, pertama yang membuat orang menjadi teroris adalah ideologi dan paham teroris yang sangat masif.
“Brain washing. Bisa menyasar siapa saja. Siapa pun bisa terpapar. Tidak memandang status sosial dan usia. Demikian dahsyatnya,” ungkap Sofyan Tsauri.
Sofyan mengatakan pemikiran teroris ini memang mengancam. Meski pun masih radikal intoleran belum sampai teroris.
“Intoleran adalah tangga menuju teroris. Menjadi bibit dan lama-lama jadi teroris,” katanya.
Semua pelaku terorisem, kata Sofyan, berawal dari intoleran dan radikalisme. Makanya perlu ditumbuhkan sikap toleransi di tengah masyarakat.
“Harapan saya kepada Kepolisian yang bertugas di Sulawesi tengah khususnya di Polres Poso agar tidak terpapar paham radikalisme, Ancaman teroris bukan cuma mengancam daerah Poso dan Indonesia tetapi juga mengancam negara lain yang sudah terpapar paham radikalisme,” ucapnya.
“Jangan sampai terjebak dengan pendidikan, tarbiyah atau majelis – majelis yang intoleran, hati-hati dalam menyekolahkan anak-anak kita, agar tidak terpapar paham radikalisme. Pancasila adalah kekayaan kita, hindari konflik komunitas ditengah masyarakat karena setiap konflik atau chaos adalah peluang bagi teroris, jangan sedikitpun diberi ruang karena Polri adalah benteng bangsa Indonesia,” pesannya.
Data diperoleh Ustad Sofyan Tsauri juga akan melaksanakan ceramah Kamtibmas di Tolitoli, Banggai dan Morowali Utara, serta di Kota Palu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Dir Binmas Polda Sulteng Kombes pol.
Denny Jatmiko,S.I.K selaku Kaops Madago Raya 2023, Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf,S.I.K, Danyon B Pelopor Poso Kompol Robi Utomo,SH.MH selaku Kaposko Ops Madago Raya, Waka Polres Parimo Kompol Putu Surya Bhakti,SH.,MH, Kabag Ops Polres Touna Kompol Mulyadi dan Personil Polres Jajaran yakni Polres Parigi Mautong, Polres Touna dan Polres Poso serta para ibu Bhayangkari. **
Editor : David Mogadi

