MORUT – DPRD Morowali Utara (Morut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait permasalahan pasar kolonodale, Senin (08/01-24).
RDP yang digelar dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Morut, Hj.Warda Dg Mamala juga dihadiri anggota DPRD lainnya.
Ketua DPRD Morut mengatakan, terkait keberadaan Pasar Sentral
Kolonodale akhir-akhir ini banyak. menimbulkan persoalan, hal itu disampaikan oleh perwakilan pedagang pasar yang datang ke DPRD.
Politisi Partai Golkar Morut meminta bersama-sama untuk mencari solusi yang terbaik, terutama penempatan lokasi bagi pedagang, soal PERDA, Kebersihan dan retribusi.
solusinya bersama – sama karna persoalan pasar sangat kompleks dan harus kita selesaikan terkait pengaturan pedagang, Perda, Kebersihan dan retribusinya.
“Saya berharap agar persoalan Pasar Kolonodale mengenai pengaturan pedagang, PERDA Kebersihan dan Retribusi segera dituntaskan,” jelas Ketua DPRD Morut
Menanggapi hal tersebut, Kepala Diskumperindag Morut, Yanismal Botuale menjelaskan bahwa sejak awal Pasar ini sudah salah dari awal, tapi biar bagaimana kita tidak boleh juga tutup mata.
Menurutnya, terkait persolan pedagang yang berada diatas bantaran sungai atau DAS sebaiknya ditertibkan dan ini sudah di rapatkan dulu, tapi itu bukan ranahnya kami, melainkan Dinas terkait PUPR dan Bencana .
Selanjutnya Ia mengatakan, terkait keberadaan APPSI di Pasar itu juga tidak pernah melapor ke kami memberikan SK atau payung hukumnya,agar bisa saling berkomunikasi untuk sama-sama membagi tugas untuk pengelolaan kebersihan dan penataan pedagang.
Menindaklanjuti berdasarkan beberapa masukan dan pendapat dari peserta rapat,maka kesimpulan rapat sebagai berikut :
Untuk Petugas kebersihan di tambah personilnya dan juga armada pengangkutan sampah yang ada di seputaran pasar kolonodale masih kurang ,perlu lagi penambahan , sementara itu retribusi pasar meminta secepatnya di buatkan perdanya oleh Pemda agar besaran nilai distribusinya jelas dengan para pedagang.
Turut hadir dalam RDP Kepala Diskumperindag Morut, Yanismal Botuale beserta sekertaris Diskumperindag, Yarid F Marande, Camat Petasia, Novrianto Najamudin, Lurah Kolonodale, pihak DLH dan Badan Pendapatan Morut.
Tak sampai di RDP, Ketua DPRD Morut melakukan peninjauan langsung kondisi pasar Sentral Kolonodale, bersama Anggota DPRD lintas Komisi dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morut.
Dalam peninjauan pasar tersebut, terungkap beberapa solusi antara lain, perencanaan penataan ulang lapak pedagang sayur dan ikan, sekaligus rencana penertiban pedagang di atas bantaran sungai. (Yoksan)

