KOLONODALE – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Morowali Utara pada Jumat (1/5/2026) berlangsung aman dan tertib. Selain pengawalan ketat, aparat keamanan dan pemerintah daerah memberikan pelayanan humanis dengan menyediakan konsumsi gratis hingga melaksanakan salat Jumat bersama para buruh.
Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., mengerahkan sedikitnya 150 personel Polres yang didukung oleh perkuatan tambahan dari TNI, Brimob Kompi I Yon C Pelopor, serta Satpol PP Kabupaten Morowali Utara.
Pelaksanaan pengamanan ini juga dipantau langsung oleh Tim Asistensi Mabes Polri yang dipimpin oleh Brigjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H. (Karowabprof Divpropam Polri), didampingi Dirkrimum dan Dirsamapta Polda Sulteng.
Ratusan buruh dari berbagai aliansi memulai titik kumpul di Gedung Morokoa menuju Kantor DPRD Morowali Utara. Setelah menyampaikan aspirasi selama 30 menit, massa bergerak ke Kantor Bupati dan disambut langsung oleh Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, bersama anggota DPD RI, Febrianti Hongkiriwang.
Suasana yang awalnya terik berubah menyejukkan ketika Kapolres dan Bupati mengajak massa aksi untuk menikmati hidangan dari UMKM lokal yang telah disediakan secara gratis.
- Menu yang disediakan: Es dawet/cendol, siomay, bakso, serta makan siang dan es teh manis.
- Respon Buruh: Massa mengapresiasi tinggi pendekatan persuasif ini. “Terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah menyediakan makanan dan minuman buat kami,” ujar salah satu buruh di lokasi.
Salat Jumat berjamaah di halaman Kantor Bupati sebagai wujud toleransi dan ketakwaan. Acara kemudian ditutup dengan sesi dengar pendapat, foto bersama, serta tarian Dero sebagai simbol persatuan antara Polri dan buruh.
”Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh massa buruh yang dapat melaksanakan peringatan dengan aman dan tertib. Terima kasih juga kepada seluruh personel TNI, Polri, dan Satpol PP yang bertugas dengan baik,” ujar AKBP Reza Khomeini.
Bupati Delis Julkarson Hehi turut menyampaikan senada, memuji kolaborasi semua pihak yang berhasil menjaga iklim Morowali Utara tetap kondusif, sehingga aspirasi buruh dapat tersampaikan tanpa mengganggu ketertiban umum.

