MOROWALI UTARA – Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara menggelar upacara Wisuda Purna Bhakti bagi Wakapolres Morowali Utara, Kompol (Purn) Anton Hasan Mohamad, S.H., M.M. Prosesi pelepasan ini menandai berakhirnya masa pengabdian beliau yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung sejak 1 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Mapolres Morowali Utara pada Jumat (8/5/2026) pagi. Meski diwarnai guyuran hujan, prosesi pelepasan tetap berjalan penuh rasa haru dan hormat.
Pesan Kesan dan Jiwa Kekeluargaan
Rangkaian acara diawali dengan syukuran di Aula Atmani Wedana yang dihadiri oleh seluruh personel Polres serta pengurus Bhayangkari. Dalam pesan dan kesannya, Kompol (Purn) Anton menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang luar biasa selama sembilan bulan menjabat sebagai Wakapolres.
“Tepat 9 bulan kurang 3 hari saya bertugas di sini. Alhamdulillah, tugas saya mendapat dukungan penuh dari Kapolres dan seluruh personel. Saya sangat terkesan dengan kekompakan serta jiwa kekeluargaan di Polres Morowali Utara,” ujar Anton.
Ia juga berpesan kepada personel yang masih aktif agar terus menjaga marwah institusi dan bekerja secara profesional. “Laksanakan tugas secara profesional, proporsional, serta humanis. Jaga kekompakan dan jadikan pekerjaan kita ini sebagai lahan pahala,” tambahnya.
Apresiasi dari Kapolres
Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Kompol (Purn) Anton. Menurutnya, peran Wakapolres sangat krusial dalam mendukung keberhasilan tugas-tugas pimpinan dan pembinaan internal.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak Anton. Beliau menempatkan diri dengan sangat baik. Kapolres dan Wakapolres adalah satu kesatuan; Waka yang meneruskan pembinaan ke bawah dan mengecek operasional. Beliau sangat membantu saya,” ungkap AKBP Reza.
Kapolres juga menegaskan bahwa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk tetap berkontribusi bagi masyarakat dalam kapasitas yang berbeda.
Tradisi Pedang Pora
Puncak acara ditandai dengan tradisi Pedang Pora dan Payung Pora sebagai bentuk penghormatan terakhir institusi. Kompol (Purn) Anton dilepas melalui gerbang pora dan arak-arakan personel di tengah rintik hujan, menambah suasana emosional bagi seluruh peserta yang hadir.
Wisuda Purna Bhakti ini merupakan tradisi tahunan di lingkungan Polri untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi personel yang telah menuntaskan masa tugasnya dengan catatan baik, sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota di lingkungan Polres Morowali Utara. (San)

