POSO, DETAIL73.COM – Data terakhir surveilans kasus Covid-19, yang dirilis secara resmi oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Poso, Minggu 07 Mei 2023, pukul 14.00 WITA, menyebutkan ada 10 kasus baru, yang terkonfirmasi terpapar Covid-19 yang tersebar di lima wilayah Kecamatan se-kabupaten Poso.
Data lengkapnya, ke lima Kecamatan yang dimaksud yakni Kecamatan Poso Pesisir Selatan, wilayah pelayanan Puskesmas Tangkura satu kasus, Kecamatan Poso Kota Utara, wilayah pelayanan Puskesmas Lawanga empat kasus, Kecamatan Poso Kota Selatan, wilayah pelayanan Puskesmas Kawua satu kasus, Kecamatan Pamona Utara, wilayah pelayanan Puskesmas Sulewana satu kasus dan Kecamatan Pamona Puselemba, wilayah pelayanan Puskesmas Tentena satu kasus.
Ironisnya dari jumlah kasus tersebut, ada satu kasus meninggal dunia, yakni pasien asal Desa Panjoka, yang masuk dalam wilayah pelayanan Puskesmas Sulewana, Kecamatan Pamona Utara.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Poso dr Taufan Karwur yang dikonfirmasi oleh pewarta detail73.com membenarkan adanya hal tersebut
Taufan menjelaskan penurunan angka kasus Covid-19 sebelumnya tidak dapat diartikan dengan berakhirnya virus. hanya saja penyebaran kasus mengalami penurunan.
Dengan kata lain terdapat kasus namun dengan angka yang relatif rendah, nantinya virus Covid-19 akan sama dengan penyakit lainnya tetapi tingkat keparahan penderitanya tidak sama dengan awal kemunculan virus tersebut.
“Pasien yang meninggal tersebut memang memiliki riwayat penyakit bawaan tergolong berat yaitu penyakit jantung dan gagal ginjal sehingga dengan mudahnya virus Covid-19 menyerang pasien,” ucap Taufan saat ditemui, Senin (08/05/2023).
Seraya kembali menjelaskan, menanggapi adanya peningkatan kasus baru tersebut, Pemda Kabupaten Poso saat ini tidak akan membatasi aktivitas yang nantinya akan menimbulkan kepanikan di tengah – tengah masyarakat.
“Adanya kejadian ini, sekaligus menjadi signal penting untuk tetap menggunakan masker, khususnya saat di tengah kerumunan warga dalam jumlah banyak, dimana hal tersebut merupakan bagian dari upaya masyarakat dalam menghindari kasus baru. Selain itu, sebagai pengingat bagi yang belum melakukan vaksinasi Boster agar segera di vaksin yang bertujuan meningkatkan anti bodi sehingga tidak mudah terpapar Covid-19,” pungkasnya.
Sumber resmi menyebutkan dari sembilan kasus tersebut teridentifikasi banyak dari para kalangan Lansia, yang mempunyai penyakit bawaan dan mereka memilih untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, namun tetap dalam pengawasan medis.**
Editor : David Mogadi

