MORUT, DETAIL73.COM – PT.Genba Multi Mineral (GMM), menggelar pertemuan melalui musyawarah evaluasi /revisi kesepakatan pembagian Dana Cindev /CSR di wilayah lingkar perusahaan tambang tersebut. Kamis (08/06/2023).
Kegiatan itu sendiri, bertempat di Kantor Camat Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, yang dihadiri Camat Petasia Timur, Vamat Lemboraya Babinsa, Babinkantimas, kepala-kepala Desa, Ketua BPD dan Tokoh masyarakat.
Camat Petasia Timur Hamja.S.Pi.M.Si pada sambutannya mengatakan,sangat berharap kepada pihak PT .GMM harus benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat dan juga jangan merugikan masyarakat dalam pelaksanakan pembagian Dana CSR dari perusahaan.
“Saya berharap dalam musyawarah ini ada kesempakatan soal angka-angkanya dan menjadi solusi yang baik serta bisa kita terima bersama sehingga setelah selesai ini kita buat kesepakatan, dokumen dan berita acara untuk kepentingan kita bersama,” ucap Hamja.
Untuk di ketahui, dalam rapat melalui musyawarah ini, melahirkan ada 6 point kesepakatan yakni :
1. Presentase pembagian dan Condev/CSR dalam wilayah Desa lingkar tambang PT. Genba Multi Mineral (GMM) dengan nominal Rp.5.000 (lima ribu rupiah) per MT, dengan rincian : Desa Bimor Jaya :25%, Desa Ronta:19,5%, Desa Mohoni:16,5%, Desa Keuno:13%, Desa Bintangor Mukti:8%, Desa Ungkea 11% dan Desa Towara Pantai 7% dengan jumlah : 100 %.
2. Pembayaran dana tersebut oleh pihak perusahaan PT GMM akan di laksanakan setiap kali selesai pemuatan 50.000 MT dengan jangka waktu pembayaran selama dua minggu.
3. Pembayaran dana tersebut diatas berdasarkan data dan berita acara pemuatan dari pihak ke tiga yang di tunjuk.
4.Berdasarkan kesepakatan kepala desa, ketua BPD dan perwakilan tokoh masyarakat lingkar tambang PT GMM bahwa setelah di tandatanganinya berita acara kesepakatan ini, maka segala kesepakatan tentang dana CSR sebelumnya di anggap tidak berlaku lagi.
5. Dana 11% yang di terima Desa Ungkea
3 % untuk penanganan dampak terhadap nelayan dan apabilah ada dampak yang lebih besar, maka akan di lakukan evaluasi dan pengkajian oleh dinas terkait dan selanjutnya rekomendasi hasil kajian tersebut akan di ajukan/di bicarakan kembali kepada pihak perusahaan untuk di tindak lanjuti.
Sementara itu, pimpinan perusahaan
PT GMM Henri mengharapkan agar kegiatan perusahaan di lingkar tambang medapat dukungan, agar dana CSR dari perusahannnya bisa tersalurkan semua dengan dengan baik.
“Jangan hanya persoalan dampak lingkungan atau CSR, kita semua jadi ribut terus, tetapi marilah kita carikan solusinya dengan baik, demi untuk kesejahteraan kita bersama,” tuturnya. (Yoksan)
Editor : David Mogadi

