MOROWALI UTARA – Setelah puluhan tahun bergantung pada jalur laut, masyarakat Desa Tanauge di Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, kini mulai menikmati kemudahan akses darat. Guna memastikan kelancaran mobilitas warga, PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) kembali melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas jalan di wilayah tersebut pada April 2026.
Proyek ini merupakan kelanjutan dari pembangunan jalan sepanjang lima kilometer yang menghubungkan Dusun Bungini, Desa Bunta, dengan Desa Tanauge yang telah dibuka pada akhir 2025 lalu.
Perbaikan kali ini difokuskan pada perataan badan jalan dan pelebaran di sejumlah titik sempit yang mulai mengalami kerusakan. PT GNI mengerahkan alat berat guna memastikan jalur tersebut layak dan aman dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Penanggung Jawab Humas PT GNI, Sun Gang, menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pembangunan daerah.
“Kami telah membangun akses jalan sepanjang kurang lebih lima kilometer. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melakukan perawatan secara berkala sehingga akses ini tetap optimal bagi masyarakat,” ujar Sun Gang.
Selain mobilitas warga, peningkatan kualitas jalan ini memiliki dampak krusial bagi layanan publik lainnya. Jalan yang memadai sangat dibutuhkan untuk distribusi peralatan oleh pihak PLN yang saat ini tengah mempersiapkan pemasangan jaringan listrik ke Desa Tanauge.
Selama ini, Desa Tanauge merupakan salah satu wilayah yang belum terjangkau pasokan listrik secara maksimal. Dengan adanya akses darat, percepatan pembangunan infrastruktur energi diharapkan dapat segera terealisasi.
Langkah proaktif perusahaan ini mendapat respon positif dari pemerintah desa setempat. Sekretaris Desa Tanauge, Umi Yati, mengapresiasi kontribusi PT GNI yang dinilai sangat membantu aktivitas harian warga.
“Kami sangat berterima kasih. Akses jalan ini membawa perubahan besar bagi masyarakat kami yang sebelumnya cukup terisolasi,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tanauge, Suleman, menyebut perbaikan ini sebagai berkah bagi warga.
“Masyarakat menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada perusahaan atas perbaikan jalan ini,” tuturnya.
Sekilas Perubahan Desa Tanauge:
Sebelum 2025: Hanya bisa diakses via laut (2 jam perjalanan dari Kolonodale menggunakan speedboat).
Akhir 2025: Akses darat pertama kali terbuka sepanjang 5 km.
April 2026: Peningkatan dan pelebaran jalan untuk mendukung masuknya jaringan listrik PLN dan pertumbuhan ekonomi lokal. SAN

