MOROWALI UTARA – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Endi Sutendi, S.I.K., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja di Polres Morowali Utara pada Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya menjaga kehormatan institusi serta kesiapan personel dalam menghadapi dinamika situasi keamanan global maupun lokal.
Acara yang berlangsung di Aula Adwani Wedana Polres Morowali Utara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma P. Rauf, S.I.K., M.H., dan disambut langsung oleh Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K.
Apresiasi dari Kapolres Morowali Utara
Dalam sambutannya, AKBP Reza Khomeini menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan jajaran pimpinan tertinggi Polda Sulteng. Ia menyebut kehadiran Kapolda dan Wakapolda secara bersamaan merupakan momen istimewa bagi jajarannya.
”Ini merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami. Hal yang sangat istimewa karena baru tahun ini Polres Morowali Utara dikunjungi langsung oleh Bapak Kapolda dan Wakapolda secara bersamaan,” ujar alumni Akpol 2006 tersebut.
Peringatan Keras Terhadap Pelanggaran Anggota
Saat memberikan arahan di depan personel Polres Morut dan Kompi I Yon C Pelopor, Irjen Pol. Endi Sutendi mengingatkan seluruh anggota agar tidak melakukan perbuatan yang dapat mencederai hati masyarakat. Ia menegaskan tidak akan menoleransi keterlibatan anggota dalam tindak pidana narkoba, judi online, perselingkuhan, hingga penyalahgunaan media sosial.
”Tindakan tegas akan diberikan kepada personel yang melanggar, baik itu sanksi disiplin, kode etik, hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Berat hati saya melepas personel yang harus dipecat, namun itu wajib dilakukan demi menjaga kehormatan institusi,” tegas jenderal bintang dua tersebut.
Kesiapan Menjelang Hari Buruh dan Dampak Ekonomi Global
Selain masalah internal, Kapolda juga menyoroti sejumlah isu strategis yang memerlukan atensi khusus:
- Hari Buruh (May Day): Menjelang 1 Mei, Kapolda meminta personel melakukan penggalangan dan pendekatan humanis sesuai SOP dalam mengawal aspirasi masyarakat.
- Situasi Geopolitik: Kapolda mengingatkan dampak konflik Iran-Israel serta penutupan Selat Hormuz yang berpengaruh pada ekonomi dunia, termasuk industri di Morowali Utara.
- Kenaikan BBM: Personel diminta mengantisipasi dinamika di masyarakat pasca kenaikan harga BBM nonsubsidi per 18 April 2026.
Pesan Penutup
Kapolda menutup arahannya dengan mengapresiasi kinerja personel yang telah berhasil menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, termasuk selama pengamanan Natal, Tahun Baru, dan Idulfitri kemarin.
”Jika kamtibmas kondusif, perekonomian dan kesejahteraan rakyat akan meningkat. Saya harap anggota tetap siap menghadapi dinamika di tengah masyarakat, lakukan deteksi dini, dan laksanakan tugas dengan ikhlas serta penuh tanggung jawab,” pungkasnya.**

