PALU, DETAIL73.COM-Sejumlah orang yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat Anti Korupsi (KRAK) Provinsi Sulteng kembali melakukan aksi unjuk rasa pada 7 Juni 2022, sekira pukul 10.10 Wita di depan Mapolda Sulteng.
Dengan dipimpin oleh Safril Saada selaku Korlap yang diikuti oleh 20 orang peserta massa aksi, menyuarakan dalam orasinya terkait adanya dugaan pernyataan Bupati Poso dr Verna Gladies Merry Ingkiriwang yang dinilai mengandung adanya ujaran kebencian serta bermuatan SARA dan penistaan agama, yang pernah diutarakan dihadapan beberapa orang pada saat pertemuan dengan menyatakan bahwa
“Tuhan saja dia hianati apalagi cuma saya” bahwa pernyataan ini diduga ditujukan kepada seorang ASN lingkup Pemda Poso, yang diketahui telah pindah keyakinan.
Adapun tuntutan massa aksi :
1. Mendesak Bupati Poso agar segera menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Poso terkait dengan pernyataan yang diduga mengandung ujaran kebencian dan penistaan agama.
2. Mendesak Kapolda Sulteng untuk segera memeriksa Bupati Poso terkait dengan pernyataan yang diduga mengandung ujaran kebencian dan penistaan agama, karena berpotensi untuk menimbulkan perpecahan ditengah-tengah masyarakat.
Setelah menyampaikan tuntutannya, massa peserta aksi dari KRAK Provinsi Sulteng selanjutnya membubarkan diri dengan tertib dan damai. (DM)

