PARIMO, DETAIL73.COM-Guna mencegah masuknya paham radikalisme, terorisme dan Intoleransi di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Parigi Motong (Parimo), yang pernah terdampak kejahatan dari para kelompok MIT Kasus Terorisme, olehnya tim Da’i Polri yang tergabung dalam Operasi Madago Raya kembali turun menyambangi masyarakat.

Kali ini, tim Da’i Polri dipimpin Aiptu Erwing memberikan ceramah Tausyiah Kepada Santri dan Santriwati Pondok Pesantren Ruhul Izzah As’adiyah di Masjid Al Izzah Desa Tolai Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo, usai melaksanaan Sholat Dzhuhur berjamaah. Kamis (15/12/2022).
Aiptu Erwing dalam ceramahnya mengajak para Santri dan Santriwati
untuk menjadi anak yang membanggakan dan mengangkat derajat kedua orang tuanya serta membentengi diri dengan iman dan tidak mudah terpedaya dengan perbuatan maksiat yang membahayakan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
“Bahaya radikalisasi sangat besar olenya saya harapkan kepada adik -adik santri dan santriwati agar menolak segala macam pengaruh paham yang mengajarkan kekerasan atas dasar agama,” harapnya.
“Dengan berbekal ilmu pengetahuan yang dimiliki haruslah diamalkan jika ilmu itu tidak diamalkan bagaikan pohon yang tak berbuah dan etika di kemudian hari telah kembali berada ditengah masyarakat sebagai pendakwah, maka pesan saya untuk selalu menebarkan Islam yang Rahmatan Lil Alamin”
“Islam yang memberikan keselamatan, kedamaian dan ketenangan kepada seluruh manusia mahluk ciptaan Allah S.W.T di muka bumi ini serta menebarkan islam Wasathiyah yang menjunjung tinggi rasa moderasi dan toleransi dalam beragama pada seluruh masyarakat,” terang Aiptu Erwing.
Pimpinan Pondok Pesantren Ruhul Izzah As’adiyah KH. Muhammad Mansyur dan seluruh Pengurus Yayasan serta para Santri dan Satriwati mengucapkan terima kasih atas kehadiran Tim Da’i Polri.
“Kami bisa mengucapkan terima kasih kiranya dengan sentuhan dan pesan dari Da’i Polri ini dapat membuka wawasan dan pengetahuan kami dan berharap kegiatan ini terus dilaksanakan dan kami membuka diri untuk menerima,” akunya.
Editor : David Mogadi
Sumber : Humas Polres Poso

