POSO, DETAIL73.COM-Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi kepada sejumlah wartawan membenarkan adanya DPO MIT terakhir bernama Askar alias Jaid alias Pak Guru, yang tewas ditembak Tim Sogili Densus 88 Anti Teror yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Madago Raya 2022 di wilayah Kabupaten Poso.
“Hari ini kita akan rilis ada DPO terakhir yang selama kita cari-cari, nama sesungguhnya adalah Al-Ikhwarisman atau Askar alias Jahid alias Pa Guru, kalau ditanya apa yang ia berbuat di Poso, saya mengikuti Pak Guru ini, ketika 2011 bergabung dengan Santoso, Daeng Korro dan Ali Kalora di Tamanjeka, berkumpul bersama merencanakan membuat latihan dan memanggil ikhwan-ikhwan di seluruh Indonesia untuk datang kesini,” ucap Rudy Sufahriadi, yang turut didampingi Danrem 132/Tdl Brigjen TNI Toto Nurwanto serta sejumlah perwira TNI/Polri, pada saat konferensi pers bertempat di Pos Komando Taktis Satgas Madago Raya, Desa Tokorondo Kecamatan Poso Pesisir, Jumat (30/09/2022).
“Pekerjaannya pertama adalah membunuh dua orang anggota Polres Poso waktu itu, yang ditemukan disekitar Tamanjeka, itu pekerjaan mereka pertama selanjutnya terus menerus melakukan kegiatan-kegiatan di sekitar Kabupaten Poso, Kabupaten Perigi Moutong dan Kabupaten Sigi, ada beberapa laporan, banyak sekali yang dia lakukan”
“Hari ini akan kita rilis, kemarin sore oleh teman-teman tim Sogili Densus 88 AT, tertembak dan meninggal dunia, jenazah ada di rumah sakit Bhayangkara Palu, saya bersama Danrem tadi sudah lihat, positif identik itu adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru,” jelas Rudy Sufahriadi.
Rudy Sufahriadi menambahkan terkait Barang Bukti (Babuk) yang berhasil diamankan petugas dari lokasi tempat kejadian perkara diantaranya ada satu pucuk pistol jenis revolver lengkap dengan amunisinya dan dua buah bom lontong.
“Babuk ada semua, liat ada satu buah pistol, yang selama ini bersama Pak Guru, ini kita sudah duga sebelumnya, kita sudah liat foto-fotonya juga, ini pistonya ada, pelurunya kita liat, ini semua Babuk yang bersama Pak Guru,” terang Kapolda Rudy Sufahriadi, seraya menegaskan bahwa ini adalah rilis kali terakhir soal masalah DPO yang selama ini diburu dan berharap Poso semakin damai, aman dan semakin kondusif.
Kronologis kejadian berdasarkan data Release Polda Sulteng menyebutkan pada hari Kamis 29 September 2022, sekitar pukul 18.20 WITA, Tim Sogili 1 Densus 88 Anti Teror Satgas Operasi Madago Raya telah melakukan penindakan terhadap satu orang pria DPO MIT, atas nama Askar alias Jaid alias Pak Guru yang kemudian mengakibatkan DPO tersebut meninggal dunia di wilayah pegunungan Km 13 Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso.
Pria kelahiran 1988, asal Desa Dumu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat ini, memiliki sederet data tindak kriminal sejak tahun 2017 hingga 2021, usai dirinya bersama dua orang rekannya Abu Alim alias Ambo dan Nae alias Galuh mengikuti pelatihan militer dengan kelompok MIT pimpinan Santoso.
Askar alias Jaid alias Pak Guru yang adalah DPO terakhir buruan Satgas Madago Raya juga disebutkan terlibat dalam sepuluh kasus tindak pembunuhan terhadap warga sipil, di Kabupaten Poso, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parimo. **

