POSO, DETAIL73.COM – Menyikapi terkait soal “Rendahnya kualitas pelayanan publik yang merupakan salah satu sorotan yang diarahkan kepada birokrasi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sistem prosedur pelayanan yang berbelit-belit, profesionalisme SDM yang masih rendah, ketidakpastian waktu dan biaya, yang mengakibatkan pelayanan dengan high-cost economy/ekonomi biaya tinggih”
Sehingga, untuk menjawab persoalan tersebut Pemda Kabupaten Poso melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan
Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pemda Poso, dalam waktu dekat ini akan segera membuka adanya “Mall Pelayanan Publik” (MPP) yaitu pengintegrasian pelayanan publik yang diberikan oleh pihak Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, BUMD serta Swasta secara terpada pada satu tempat, sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan kenyamanan dan keamanan pelaksanaan.
Hal tersebut sebagaimana dijelaskan oleh Plt Dinas PMPTSP Pemda Poso Rudy Richardo Rompas SH.M.Si kepada pewarta media ini, saat ditemui diruangkan kerjanya, baru-baru ini.
“Harapan dari pemerintah daerah, agar masyarakat lebih dekat dengan pelayanan, karena dengan adanya pelayanan satu pintu, semua bisa cepat, tepat dan ada kepuasan, hal seperti ini yang diinginkan oleh Bupati Poso agar pelayanan publk yang ada di Kabupaten Poso, melalui penyelenggaraan sistem satu pintu, disamping masyarakat dengan pelayanan, kita akan meningkatkan investasi di daerah,” tutur Rudy menembahkan.
Diakuinya bahwa selama ini masyarakat kesulitan dalam pengurusan seperti perizinan termasuk hal-hal yang berkaitan dengan investasi, sehinga diperlu sebuah terobosan dan kemudahan bagi para pelaku usaha untuk mengurus izin, secara cepat dan tepat, melalui adanya MPP ini.
“MPP akan disiapkan di kantor ini, yang saat ini sudah dalam tahap persiapan termasuk komitmen antara OPD yang masuk dalam bagian pelayaran dengan instansi vertikal di Kabupaten Poso, semua sudah bersepakat dan siap untuk menyelenggarakan MPP di Kabupaten Poso,” ucapnya.
Menjawab pertanyaan pewarta media ini terkait soal OPD dan istansi vertikal apa saja yang akan terlibat dalam MPP ini? Rudi yang juga Kepala Inspektorat Pemda Poso mengatakan ada sebanyak 13 nama istansi yakni, Polres Poso, PLN, PDAM, KPP Pratama, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Kantor Kemenag, Kantor Pertanahan, Bank Sulteng, Bapenda Sulteng / Samsat, Badan Pendapatan Daerah Poso, Dinas Dukcapil Poso dan Dinas Nakertrans Poso.
“Soal tempatnya, itu semua sudah kami siapkan dengan waktu pelaksanaannya setiap hari jam kerja. Untuk Sabtu dan Minggu direncakan akan bekerjasama dengan Poso City Mall untuk pelayanan dalam kota seperti SIM dan lainnya yang tidak terlalu membutuhkan tenaga teknis yang banyak tapi lebih pada aplikasi yang berjalan, termasuk pembukaan loket-loket, perpanjangan loket dari MPP, untuk kota dihari libur, kita akan buka juga di Poso City Mall,” pangkasnya. **
Editor : David Mogadi

