POSO, DETAIL73.COM – Sejumlah warga Poso, yang tergabung dalam Forum Pemerhati Sejarah Budaya To Pamona (Forpsebpam) Kabupaten Poso, Sulteng, kembali menggelar aksi protes terhadap PT. Poso Energy. Jumat (7/7/2023).

Aksi tersebut dilakukan kali ini dengan melakukan pemagaran lokasi pembangunan Kompodongi, sebagai bentuk kekecewaan warga Forpsebpam atas janji pihak PT. Poso Energy yang tidak mengabulkan permintaan menghadirkan Pemda Poso untuk membicarakan soal kejelasan tentang tuntutan dari pihak Forpsebpam.
Aksi tersebut juga pemagaran serta pembuatan jembatan penyebrangan darurat berlangsung di Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, lokasi hak ulayat Kompodongi.
Salah satu warga Victor menyebut, sampai saat ini warga kecewa dengan
PT. Poso Energy tuntutan massa aksi tidak bisa dikabulkan, yang berjanji Pemda Poso bisa datang melihat permasalahan ini.
“Waktu aksi sebelumnya bulan lalu, saat pemasangan papa bicara di lokasi Kompodongi massa meminta untuk menghadirkan Pemda Poso, dan buktiknya juga tidak ada,” keluhnya.
Kegiatan ini, juga turut dihadiri oleh Kapolsek Pamona Utara, AKP Felix Alfons Saudale, Camat Pamona Puselemba, Perwakilan PT. Poso Energy, Ketua Forpsebpam dan Kuasa Hukum Forpsebpam bersama belasan peserta aksi.
Setelah dilakukan mediasi kembali, akan ditindaklanjuti kepada Pemda Poso serta pihak PT. Poso Energy menyikapi aspirasi Forum Pemerhati Budaya To Pamona (Forpsebpam) atas tuntutan untuk tetap mempertahankan lokasi Kompodongi yang dinilai sebagai kawasan hak ulayat.*
Editor : David Mogadi

