POSO, DETAIL73.COM-“Keberagaman dan pluralisme merupakan salah satu anugerah yang Tuhan berikan bagi bangsa kita, Indonesia tercinta,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Frits Sam Purnama, SH, M.Ap saat membacakan sambutan tertulis Bupati Poso dr. Verna G.M Inkiriwang di Desa Bhakti Agung Kecamatan Poso Pesisir Utara, Rabu, 26 Juli 2023 pada acara Launching Kampung Moderasi Beragama dan pengukuhan pengurus FKUB Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Bupati Poso dalam sambutannya juga menyebutkan, bahwa di Kabupaten Poso yang bersemboyan “Sintuwu Maroso” juga masyarakatnya memiliki keberagaman dan pluralisme yang merupakan salah satu potensi dan aset daerah yang harus dikelola secara optimal.
Menurut bupati, kebhinekaan adalah kekayaan bangsa yang wajib dijaga, salah satunya dengan memupuk bibit-bibit toleransi dalam kebhinekaan yang perlu terus ditingkatkan dan dilaksanakan oleh individu, kelompok, dan negara.
“Toleransi pada tingkat negara membutuhkan regulasi, penegakan hukum, dan proses peradilan dan administrasi yang adil dan tidak memihak,” terangnya.
Disisi lain bupati juga menyampaikan, melalui forum komunikasi antar umat beragama, kita diajak kita duduk bersama membicarakan berbagai hal yang bisa meruntuhkan tatanan yang sudah kita bangun dengan kokoh.
“Dengan komunikasi dan dialog yang efektif tentu kita harapkan bersama agar kerukunan antar umat beragama dalam keberagaman yang menghiasi negeri ini, khususnya di Bumi Sintuwu Maroso tercinta ini, tetap terjaga dan terpelihara dengan baik,” pintshnya
“Tak kalah penting didalam membangun, merawat dan memelihara toleransi adalah peran teknologi informasi. Media komunikasi mempunyai peran konstruktif dalam memfasilitasi dialog dan diskusi yang bebas dan terbuka, menyebarkan nilai-nilai toleransi, dan menyoroti bahaya ketidakpedulian terhadap meningkatnya kelompok-kelompok intoleran dan munculnya ideologi kiri. Saat ini media komunikasi dan informasi semakin canggih banyak memberikan kemudahan didalam mengakses informasi setiap saat. Namun ada juga pihak-pihak yang memanfaatkannya untuk menyebarkan berita-berita hoax, agitasi dan penghasutan terhadap kelompok lain yang tidak sepaham dengan kelompoknya,” terang Bupati Poso.
Sementara itu Kepala kementerian Agama berharap dengan penetapan Kampung Moderasi beragama tersebut kondisi keberagaman selama ini sudah berjalan dengan baik Insya Allah akan tambah semangat lagi .
“Harapan Kita dengan kehidupan harmonisasi toleransi antar umat beragama di desa ini akan lebih meningkat lagi dan juga tentunya akan memberikan nilai tambah dalam hal pembangunan umat beragama di desa ini dibanding dengan desa yang lain” Jelas Ibu Kepala Kementerian Agama Poso.
Hadir juga dalam lauching tersebut, Ketua MUI Poso H. Arifin Tuamaka, Ketua FKUB Poso Farid Awad Alamrie, Tripika wilayah Kecamatan Poso Pesisir Utara, tokoh agama serta masyarakat Desa Bhakti Agung.
Editor : David Mogadi
Sumber: Kominfosandi Kab.Poso

