POSO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso merespon para korban gempa berkekuatan 6,0 Magnitudo, terutama desa yang berada pusat gempa yang terjadi 24 Juli 2025 malam Jumat.
Bupati Poso, Verna Inkiriwang, bersama Dandim 1307 Poso, Kapolres Poso, Ketua DPRD Kabupaten Poso, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, tim dari BNPB, BMKG Provinsi Sulawesi Tengah, dan para OPD terkait, terjun langsung ke lokasi terdampak untuk menyerahkan bantuan dan memberi dukungan semangat kepada warga, pada Sabtu 26 Juli 2025.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi para pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda darurat pasca. Selain itu, rombongan juga mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan mendesak dari warga terdampak.
“Kunjungan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial Pemerintah Kabupaten Poso kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Bupati Verna.
Kehadiran Bupati Poso dan jajaran pemerintah daerah disambut hangat oleh masyarakat Desa Tolambo. Mereka merasa bangga dan terharu atas perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap kondisi mereka pasca bencana.
Sementara itu, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Sulawesi Tengah membenarkan bahwa gempa-gempa kecil masih terus terjadi tapi sudah turung namun masyarakat diminta untuk tetap tenang dan jangan panit.
Dalam kesempatan itu, Bupati Verna juga mengimbau warga agar tidak panik dan tidak mudah percaya pada informasi hoaks yang beredar di media sosial.
“Pemerintah daerah bersama BPBD akan terus mendampingi warga, memberikan rasa aman, dan memastikan bantuan yang diperlukan segera disalurkan,” jelasnya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Pemkab Poso turut menyerahkan bantuan kepada para korban gempa, berupa beras, telur, selimut, kasur, tenda, serta perlengkapan untuk bayi.
Sementara Kepala Desa Tolambo, Hermanto Baturangka, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sebagian besar warga masih memilih bertahan di tenda pengungsian karena masih merasakan gempa susulan. (Yoksan)

