POSO– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) melakukan kunjungan sekaligus membantu warga yang terdampak bencana alam, pasca gempa berkekuatan 6.0 Magnitudo, 24 Juli 2025, di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat (08/08-25).
Kedatangan Tim PMI Morut bersama Warga Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) yaitu Klasis Mori Atas, Mori Utara, Klasis Lembon dan Klasis Petasia.
Kegiatan trauma healing serta dukungan berupa bantuan bagi anak-anak PAUD/TK serta siswa SDN Tolambo.
Kegiatan belajar berlangsung di halaman tenda darurat yang telah disiapkn Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Rombongan PMI Morut dipimpin Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Arif Paskal Pokonda, mewakili Ketua PMI Morut Febrianthy Hongkiriwang, S.Si., Apt yang juga Anggota DPD RI.
Kedatangan aksi kemanusiaan untuk memberikan penguatan psikologis bagi anak-anak yang sedang mengalami musibah gempa hingga saat ini masih berlanjut.
Mereka datang, meninjau langsung kondisi pengungsi yang masih bertahan di tenda darurat serta anak-anak sekolah yang belajar dalam tenda.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh kepala sekolah, para guru, pemdes desa, serta anak-anak. Suasana haru sekaligus bahagia tercipta saat para pelajar menikmati suasana, sembari foto bersama
Interaksi ini menjadi momen healing yang membantu anak-anak sejenak melupakan trauma akibat gempa, meski proses belajar masih berlangsung di tenda darurat.
Sementara Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Arif Paskal Pokonda mengatakan bahwa kegiatan ini melibatkan 10 relawan PMI Morut bekerja sama dengan 4 klasis GKST di Kabupaten Morut.
“Mereka membawa paket bantuan berisi makanan ringan, telur ayam, buku tulis dan buku gambar, ” kata Arif Pakonda yang Kepala Dinas Kesehatan Morut.
Ia juga mengatakan, hari ini fokus pada trauma healing untuk memulihkan kepercayaan diri anak-anak. Desa Tolambo jadi titik pertama, dan setelah ini kami akan mengunjungi Desa Tindoli dan Tokilo.
Arif juga menyampaikan salam dari Ketua PMI Morut yang berhalangan hadir karena mendampingi kunjungan Kepala PLN Pusat.
Ketua Persyekutuan Anak GKST Klasis Mori Atas dan Mori Utara, Pendeta Disrat Bamotiwa, didampingi Pendeta Jefriyanto Tungele menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap anak-anak terdampak bencana.
“Kami ingin melihat langsung kondisi mereka dan memberi dukungan agar semangat belajar tetap terjaga,” kata Pdt. Disrat.
Merespon hal itu, Kepala SDN Tolambo, Sigilembah Lumindah, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada PMI Morut dan Klasis GKST Morut atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami berharap semangat anak-anak di desa ini terus menyala,” ujarnya.(Yoksan)

