Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Morut, Kompol Charles, didampingi Kasat Samapta Iptu Aris serta personel yang tergabung dalam Satgas Operasi Keselamatan.
Kompol Charles menjelaskan bahwa aksi bagi-bagi perlengkapan berkendara ini merupakan implementasi dari arahan pimpinan untuk mengedepankan upaya preemtif dan preventif selama operasi berlangsung.
“Sesuai petunjuk pimpinan, Operasi Keselamatan Tinombala 2026 ini harus mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Selain memberikan teguran kepada pelanggar, kami juga membagikan helm dan jaket gratis sebagai bentuk edukasi langsung di lapangan,” ujar Kompol Charles mewakili Kapolres Morowali Utara.
Dalam pantauan di lapangan, petugas masih menemukan banyak pengendara yang belum sadar penuh akan keselamatan. Salah satu temuan yang paling sering dijumpai adalah pengendara yang memakai helm, namun penumpang yang dibonceng dibiarkan tanpa pelindung kepala.
“Kami berikan helm gratis kepada mereka yang dibonceng namun tidak memakai helm. Harapannya, ke depan mereka lebih patuh pada aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri,” tambahnya.
Selain helm, jaket juga dibagikan kepada pengendara jarak jauh yang kedapatan hanya menggunakan kaos tipis. Kompol Charles menekankan bahwa jaket bukan sekadar gaya, melainkan pelindung vital dari cuaca ekstrem, polusi, hingga risiko cedera jika terjadi kecelakaan.
Operasi Keselamatan Tinombala 2026 ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan di wilayah Morowali Utara. Pihak kepolisian pun mengimbau agar masyarakat lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan pribadi maupun pengguna jalan lainnya.
“Tujuannya adalah kenyamanan dan keamanan berkendara. Jika masyarakat tertib, maka angka fatalitas kecelakaan bisa kita tekan bersama,” pungkas perwira menengah berpangkat satu melati tersebut.**

