POSO – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam), jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Poso menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) di Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Rabu (17/6/2026).
Kedatangan rombongan partai berlambang beringin ini diterima langsung oleh Ketua Umum Sinode GKST, Pdt. Djadaramo Tasiabe, M.Th, bersama jajaran Majelis Sinode lainnya.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPD II Golkar Poso, Darman Lyanto, S.AP, rombongan juga didampingi oleh Sekretaris Saher T. Sampeali, SE, dan Bendahara Herlina Lawodi, ST. Turut hadir memberikan dukungan penguatan organisasi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Poso yang juga kader senior Golkar, Sesi KD Mapeda, SH, MH.
Agenda ini juga dikawal langsung oleh perwakilan DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tengah, yakni Wakil Ketua Pemenangan Pemilu Wilayah Poso dan Tojo Una-Una, Johanis Tumiwa, serta Wakil Sekretaris Rafly Maramis.
Sekretaris DPD II Golkar Poso, Saher T. Sampeali, mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan agenda krusial sebelum melaksanakan Muscam, utamanya untuk meminta masukan sekaligus doa restu dari tokoh agama.
”Sebelum Muscam, kami menjadwalkan pertemuan dengan orang tua kita, dalam hal ini Majelis Sinode. Bersyukur alhamdulillah kami diterima dengan hangat oleh anggota majelis secara penuh,” ujar Saher.
Menariknya, pihak Sinode menyampaikan bahwa Golkar merupakan partai politik pertama yang datang berkunjung dan bersilaturahmi secara resmi ke kantor mereka. Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Kabupaten Poso dan Sulawesi Tengah, Golkar menilai masukan dari Sinode GKST sangat penting bagi arah pembangunan daerah ke depan.
”Kami menganggap mereka adalah orang tua kita. Jalan menuju kebaikan tidak ada usaha tanpa doa, maka kami memohon doa restu. Alhamdulillah mereka menerima kami dengan tangan terbuka,” pungkas Saher.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Bumi Sintuwu Maroso ini diakhiri dengan diskusi santai mengenai sinergitas program kemasyarakatan serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. BP

