POSO, DETAIL73.COM-“Anak usia dini berada dalam masa keemasan di sepanjang rentang usia perkembangan manusia. masa ini merupakan periode sensitif, selama masa inilah anak secara khusus mudah menerima berbagai stimulus dari lingkungannya” Jelas Bupati Poso dr. Verna G.M Inkiriwang saat membuka resmi kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan Pembelajaran Berdiferensiasi Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Kabupaten Poso Tahun 2023 di gedung Torulemba Rabu, (08/03/2023).

Bupati Poso juga menyebutkan bahwa pada masa itu anak siap melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memahami dan menguasai lingkungannya, karena usia ke-emasan merupakan masa di mana anak mulai peka untuk menerima berbagai upaya pendidikan dari lingkungannya baik disengaja maupun tidak disengaja.
Pendidikan pada anak usia dini pada dasarnya meliputi seluruh upaya dan tindakan yang dilakukan pendidik dan orang tua dalam proses perawatan, pengasuhan dan pendidikan pada anak dengan menciptakan aura dan lingkungan dimana anak dapat mengeksplorasi pengalaman yang memberikan kesempatan kepadanya untuk mengetahui dan memahami pengalaman belajar yang diperolehnya dari lingkungan, melalui cara mengamati, meniru dan bereksperimen yang berlangsung secara berulang-ulang dan melibatkan seluruh potensi dan kecerdasan anak.
Kompleksnya tantangan dan hambatan kedepan mengharuskan IGTKI-PGRI berupaya bersatu membangun organisasi profesi mandiri dan berkualitas dalam mewujudkan guru profesional yang kuat, bermartabat dan mendukung wajib paud 5-6 tahun.
“Bimbingan teknis ini menjadi kesempatan yang baik bagi seluruh pengurus dan anggota IPGTKI Poso untuk melakukan evaluasi, baik evaluasi SDM tiap personal, maupun evaluasi terhadap kegiatan organisasi yang sudah dilakukan selama lima tahun. Karena suksesnya pembangunan pendidikan usia dini di kabupaten poso tidak lepas dari kerja keras IGTKI-PGRI yang berjuang dengan gigih bahu membahu demi terwujudnya profesionalisme para tenaga pendidik di Kabupaten Poso,” terang Bupati Poso.
Selain itu, Bupati Poso juga berpesan kepada para guru Paud untuk tidak memanjakan dan membeda-bedakan anak pejabat dalam pelayanan pendidikan karena hal itu bisa membuat anak tidak percaya diri dan tidak bisa mandiri dalam perkembangan psikologinya.
Hadir pada acara bimtek tersebut Ketua PGRI Poso, Ketua IGTKI Poso, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan bersama jajarannya serta seluruh peserta bimtek.
Editor : David Mogadi
Sumber : Bid.IKP Diskominfosandi Poso

