TOLI-TOLI, DETAIL73.COM – Anggota Polsek Lampasio, Polres Tolitol terlibat aksi kejar-kejaran dengan pengendara mobil jenis Toyota Inova yang sangat menegangkan yang terjadi, Sabtu (24/06/2023), sekira pukul 14.30 Wita.
Aksi tersebut terjadi, disaat Kapolres Tolitoli melintasi wilayah itu, dimana dari kejauhan terlihat mobil berplat nomor DB yang diduga dari arah Sulawesi Utara melaju dengan kencangnya.
Petugas yang melihat mobil tersebut berusaha menghalanginya, namun tidak berhasil. Tapi upaya pengejaran terus dilakukan, karena didalamnya ditumpangi 4 orang diduga adalah pelaku kejahatan yang lolos dari kejaran Polisi wilayah Kabupaten poso.
Demi untuk keselamatan petugas karena sudah membahayakan, terpaksa dengan cekatan polisi menghindar lalu menembak ban mobil dan terperosok kedalam semak semak.
Sementara ke 4 orang penumpangnya itu meninggalkan mobil langsung melarikan diri dan masuk kedalam semak semak perkebunan sawit di wilayah lampasio, dan mobil diamankan di Mapolsek Lampasio Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Sebelumnya ada laporan dari Polres Poso ke masing-masing Polres di wilayah Sulteng, terkait adanya oknum pelaku kejahatan yang menggunakan Mobil Inova Plat DB telah lolos dari pengejaran petugas.
Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa SIk saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
“Memang benar disaat saya melakukan kunjungan ke wilayah itu pagi tadi tiba tiba melintas kendaraan inova. Anggota Polsek Lampasio berupaya untuk menghadang kendaraan itu namun pengendaranya berupaya untuk menabrak anggota. Tapi dengan sigap anggota saya menembak ban kendaraan itu dan ke 4 orang penumpangnya langsung melarikan diri ke perkebunan sawit meninggalkan kendaraannya. Saat ini anggota saya langsung melakukan pencarian dan pengejaran ke 4 orang itu kepelosok perkebunan,” kata Kapolres.
Informasi terakhir belum ada berita ter-abdet dari Kepolisian soal hasil pengejaran nya. Namun saat ini upaya pengejaran ke 4 orang pelaku terus dilakukan oleh Polisi. Dan hingga berita ini tayang belum diketahui perkembangan selanjutnya. ***
Editor : David Mogadi

