POSO, DETAIL73.COM – Kaum remaja dinilai sangat rentan terpapar paham radikalisme dan terorisme serta intolerans olenya untuk mengantisipasi ha tersebut melalui Operasi Madago Raya 2023 Tim Da’i Polri yang tergabung dalam Satgas II preemtif diberikan tugas untuk memberikan pencerahan.
Kali ini yang mendapatkan pencerahan tim Da’i Polri diberikan kepada sejumlah kaum pelajar yang tergabung dalam Saka Bhayangkara, melalui pendidikan dan pelatihan (Diklat), di Mako Polsek Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso. Sabtu, (14/01/2023).
Dalam giat tersebut, para generasi muda tersebut diberikan materi pemahaman
soal bahaya radikalisme dan terorisme serta intoleransi yang bertujuan untuk merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta ingin merubah Pancasila sebagai dasar negara dengan ideologi yang lain.
Ipda Ilham Sriwan Kanit Binmas Polsek Poso Pesisir Utara bersama tim Da’i Polri memberikan pemahaman tentang akhlak dan budi pekerti yang baik mencerminkan perilaku sehari-hari dan menempatkan diri sebagai seorang perlajar yang terdidik di lingkungan masyarakat.
Ilham juga mengajak kepada siswa-siswi untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan situasi dan kondisi Kabupaten Poso yang sudah aman dan kondusif ini.
“Hindari tauran antar pelajar, jauhi narkoba, minum-minuman yang beralkohol, pergaulan bebas yang semua itu akan berdampak pada situasi yang sudah kondusif seperti saat ini,” terangnya
“Sebagai pelajar marilah kita teruskan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang posistif dalam meraih cita-cita dan masa depan yang membanggakan,” pungkas Ilham.
Kaops Madago Raya Kombes Pol.Denny Jatmiko SIK mengatakan Masyarakat diharapkan dapat bekerjasama dalam menciptakan situasi dan kondisi wilayah Sulawesi Tengah yang aman dan kondusif utamanya dalam wilayah operasi.
Selain itu peran dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan semua komponen masyarakat lainnya termasuk para pelajar untuk turut ikut berpartisipasi demi tercapainya masyarakat yang aman dan nyaman. **
Editor : David Mogadi

