MORUT, DETAIL73.COM – Tokoh masyarakat Morowali Utara, Provinsi Sulteng, yang juga seorang mantan anggota DPRD, Munding Palega, sangat menyayangkan terjadinya tindakan anarkis di perusahaan smelter nikel PT GNI.

Hal tersebut disampaikan Munding Palega melalui sambungan whatshapp, Minggu (15/1/2023).
“Kami minta TNI dan Polri mengusut tuntas pelaku anarkis bentrok di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) di Morowali Utara tanpa pandang bulu,” tegas Munding Palega.
Diketahui, rusuh di internal PT GNI antara karyawan China (TKA) dengan TKI, terjadi sejak Jumat hingga Sabtu malam (14/1/2023). Bentrok tak bisa dihindari. Banyak karyawan yang luka-luka. Ada motor dibakar dan dirusak.
Munding mengatakan, Bupati Morowali Utara bersama DPRD Morowali Utara, Kapolres dan Dandim, segera mengambil sikap tegas. Termasuk camat, kepala desa dan BPD di lingkar industri PT GNI.
Semua mesti ikut dilibatkan, untuk bersama menuntaskan kemelut internal yang terjadi di PT GNI.
Kata dia, boleh demo tetapi tidak sampai terprovokasi. Silakan memperjuangkan tuntutan karyawan, akan tetapi jangan bertindak anarkis. Apalagi kalau sudah membakar dan merusak aset milik perusahaan.
“Mari kita jaga bersama daerah kita Morowali Utara, bumi Tepo Asa Aroa. Jangan terprovokasi dengan pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Kita harus menggunakan akal sehat dan menyampaikan aspirasi dengan tertib dan santun,” pintanya kepada pihak-pihak yang terkait dengan PT GNI. (*/Rudy A Mairi)

