MORUT, DETAIL73.COM – Perkemahan pemuda (Youth Camp) 2023 Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Wilayah Sulawesi Tengah resmi dimulai diikuti 2.460 peserta.
Kegiatan yang berlangsung di lembah Gunung Ponteo’a Desa Tinompo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, dibuka oleh Bupati Morut Delis Julkarson Hehi, Selasa malam (27/6/2023).
Acara pembukaan itu dihadiri pula Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Perdie M. Yoseph, anggota DPRD Sulteng Ellen Pelealu-Inkiriwang, Ketua Majelis Daerah GPdI Wilayah Sulteng Dr. Franky D Rewah, serta sejumlah undangan lainnya.
Ketua Panitia Pelaksana Youth Camp 2023 GPdI, Febriyanthi Hongkiriwang, diawal acara melaporkan kegiatan perkemahan ini berlangsung sejak 27 sampai 30 Juni 2023.
Peserta seluruhnya berjumlah 2.460 yang terdiri dari 1.938 peserta aktif (remaja/pemuda) ditambah para pendamping dan peninjau.
Bupati Morut Delis Julkarson Hehi diawal sambutannya berterimakasih kepada Majelis Daerah GPdI Sulteng atas kepercayaan ditunjuknya Morut sebagai tuan rumah Youth camp 2023 ini.
Bupati Delis juga berterima kasih kepada para pemilik tanah yang telah bersedia meminjamkan lokasi yang luas ini untuk kegiatan perkemahan.
Sementara kepada para peserta, Bupati Delis mengharapkan agar semuanya serius dan memanfaatkan kesempatan yang sangat berharga ini.
Dirinya juga memotivasi para pemuda dengan mengutip perkataan the founding fathers Indonesia Bung Karno yang mengatakan
“Kasih saya seratus orang tua, maka saya akan menjangkau Merapi. Dan kasih saya sepuluh anak muda maja saya akan menggoncangkan dunia”.
“Artinya posisi pemuda sangat strategis asalkan dimanfaatkan pada hal-hal positif,” tegasnya.
Bupati meyakini kegiatan Youth camp ini akan mendatangkan berkat bagi daerah ini, karena semakin banyak yang berdoa maka Morut pasti semakin diberkati Tuhan.
“Firman Tuhan mengatakan siapa yang memuji dan.memuluakan Tuhan, maja percayalah Tuhan akan menjamin masa depanmu,” ujar Bupati Delis.
Pada kesempatan itu, Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph juga memotivasi para pemuda yang mengikuti perkemahan rohani tersebut.
Ia menegaskan perjalanan karirnya sebagai ASN dimulai dari bawah yakni Lurah, Camat, sampai terpilih menjadi Bupati Murung Raya selama dua periode.
Menurutnya, pencapaian ini tidak diraih begitu saja tetapi melalui perjuangan, motivasi hidup, dan ketaatan pada Yang Maha Kuasa.
“Saya imani dan yakini semua pencapaian saya hari ini karena kuasa dan berkat Tuhan,” imbuhnya.
Semua peserta perkemahan yang datang dari segala penjuru Sulteng menempati puluhan tenda di lokasi perkemahan itu. (*Yoksan)
Editor : David Mogadi

