MORUT, DETAIL73.COM- Posisi Warda Dg Mamala makin nyaman di pucuk pimpinan Partai Golkar Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah. Kepempinan Warda di partai itu tak lagi “terancam” dengan keberadaan Megawati Ambo Asa.
Kini, Megawati bukan hanya diganti dari Ketua DPRD Morowali Utara. Namun ia juga di-PAW sebagai anggota DPRD. Bahkan, Megawati telah dipecat dari Golkar Morowali Utara.
Hal itu terungkap saat jajaran DPD II Partai Golkar Kabupaten Morowali Utara, menggelar rapat pleno pada Kamis (20/7/2023) sore. Pleno berlangsung di kantor sekretariat Golkar sekitar pukul 16.00 Wita.
Dalam rapat pleno yang dipimpin Warda Dg Mamala selaku Ketua Golkar Morowali Utara dan dihadiri sebagian besar jajaran pengurus partai beringin rimbun yang sepakat memutuskan memecat atau memberhentikan dua kadernya.
Dua kader yang dicopot keanggotaannya adalah Megawati Hj Ambo (Ketua DPRD Morowali Utara) dan Yuksun Sirima. Pemecatan keduanya dijelaskan atas dasar keputusan partai.
Diketahui, Megawati sebelumnya diganti dari posisi Ketua DPRD Morowali Utara. Proses penggantiannya menunggu pelantikan saja. Karena ada gugatan di Pengadilan Poso yang diajukan Megawati, maka proses pelantikan masih tertunda. Megawati digantikan Warda sebagai Ketua DPRD Morowali Utara.
“Jadi, keputusan pleno hari ini kita segera buatkan. Karena ini perintah DPP dan DPD I untuk segera melakukan rapat pleno. Saya sudah janji dan bilang iya. Makanya, jam 4 sore (rapat pleno) saya sampaikan ke ketua DPD I,” kata Warda saat memimpin pleno sore itu.
Dikatakan Warda, walau ketua DPD I Partai Golkar Sulteng, Arus Abd Karim, telah menyampaikan bahwa urusan soal Morowali Utara sudah selesai. Namun, DPD I tetap berharap pengambilan keputusan lebih terstruktur sesuai dengan mekanisme.
“Makanya kita gelar pleno. Jangan sampai nanti kita disalahkan. Alhamdulillah, hari ini pleno sudah kita lakukan. Ini perintah DPP dan DPD I. Dua saudara kita yaitu Megawati dan Yuksun Sirima kita keluarkan dari Partai Golkar,” tegas Warda Dg Mamala.
Anggota DPRD Morowali Utara yang juga pengurus Partai Golkar Morowali Utara, Yaristan Palesa menegaskan bahwa keputusan pleno sifatnya mengikat.
“Apa yang diputuskan sore ini di rapat pleno, sesuai dengan perintah Partai Golkar dalam penegakan disiplin organisasi,” tegas Yaristan yang juga Ketua Kosgoro Morowali Utara.
Kata Yaristan, sudah ada tiga surat dari DPP Partai Golkar di Jakarta untuk pergantian pimpinan DPRD Morowali Utara. Dan itu wajib dipatuhi oleh seluruh pengurus dan kader. Dan secara hukum itu sudah terpenuhi.(*/Yoksan)
Editor : David Mogadi

