MORUT, DETAIL73.COM – Sebuah video yang dibagikan warga di Kabupaten Morowali Utara, Sulteng, memperlihatkan pabrik PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) terbakar. Insiden itu terjadi Rabu 27 September 2023 siang.
Dilaporkan satu karyawan inisial SHM (21) tewas terbakar. Korban berasal dari Desa Tanjung Batu, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Menurut informasi yang disampaikan warga di WA pewarta media ini bahwa insiden tersebut terjadi di pabrik tambang nikel PT GNI di Morowali Utara pada Rabu (27/9/2023) sekira pukul 12.08 Wita.
Tambahan informasi yang diterima media ini dari wartawan di Morowali Utara bahwa benar ada insiden tersebut dan belum diketahui jumlah korban jiwa.
Wartawan lagi menunggu pihak berwenang memberi keterangan pers terkait kejadian tersebut.
“Ia benar ada kejadian terbakar di GNI, kami masih menunggu keterangan pers dari perusahaan dan aparat,” kata Rudini wartawan di Morut saat dikonfirmasi, Rabu malam.
Kapolres Morowali Utara, AKBP Imam Wijayanto yang dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.
“Benar. Korban salah operator ekskavator PT NRP,” katanya melalui pesan WA kepada wartawan Metro Sulteng, Kamis pagi.
“Berdasar keterangan wawancara dengan saksi-saksi, diduga korban saat mengambil slag di tungku 7 smelter 1, slag diduga masih dalam kondisi panas. Sehingga pada saat didinginkan dengan air terjadi ledakan, karena dalam kondisi suhu tinggi. Setelah ledakan, karyawan berpencar mengamankan diri. Sekitar 5-10 menit kemudian para karyawan dan safety melakukan pemadaman menggunakan Apar dan melakukan pencarian operator yang bekerja di kolam slag tsb. Korban ditemukan di dalam kolam pendingin slag. Ditemukan juga exsanya dalam kondisi kaca pecah dan pintu kabin sudah terbuka,” jelas Kapolres.
PT NRP diketahui merupakan salah satu perusahaan kontraktor yang bekerja di kompleks smelter perusahaan nikel asal China itu. Karyawan PT NRP inilah yang meninggal dunia. Bukan karyawan PT GNI. ***
Editor : David Mogadi

