POSO, DETAIL73.COM – Guna terciptanya situasi Kamtibmas di wilayah kabupaten Poso, Satgas II Preemtif yang tergabung dalam Satgas Madago Raya menggelar lomba Da’I Kamtibmas antar Pondok Pesantren dan Madrasah Se- Kabupaten Poso, yang dilaksanakan di MTSN 1 Poso Pesisir, Rabu ( 26/7/2023).

Mengawali lomba tersebut Kasatgas Preemtif AKBP Taufik Hidayah Lakamarate melalui Kompol Moh Sukri
dalam sambutannya mengatakan, perlombaan ini untuk memberikan pembelajaran dan menanamkan pencegahan bahaya intoleransi serta terorisme sejak dini baik dikalangan sekolah maupun pondok pesantren..
Lanjut kata Kompol Moh Sukri para kontestan dituntut menyampaikan himbauan sesuai ajaran agama Islam dengan mengangkat empat topik pilihan Cinta Tanah Air sebagai Manifestasi Keimanan, Kewajiban Muslim Dalam Harkamtibmas, Bahaya Paham Radikalisme dan Intoleransi dan Moderasi Beragama dalam NKRI.

Dari hasil lomba tersebut, keluar sebagai juara I Putra adalah Moh Taufik Hidayatullah dari Ponpes Gontor 11 putra Poso, juara II Da’iyah dari Sekolah MTS 1 Poso, dan juara III Moh Farhan dari Ponpes Hafizul Quran. Wahdah
Juara harapan I Fatih Radtya Toili dari SMU 1 Poso Pesisir Utara, Juara Harapan II As’ad Zayaf dari Ponpes Hafidzul Qur’an Wahdah, Juara Harapan III Muh Indra dari Ponpes Alfatah Kalora.
Sementara juara I Putri adalah Margfiroh dari MAN 1 Poso Pesisir, Juara II Putri Saskia Afrianti dari Ponpes Amanah Putri, Juara III Nurhikmah Hidayah dari SMA Muhammadiyah Poso.
Untuk juara Harapan 1 Putri Wulan Indah Wahyuni dari Ponpes Yamin Nawaya Pamona selatan, juara Harapan II Nabila Bunga Lestari dari SMA 1 Poso, juara Harapan III Syarifah Hidayatul Sa’adah dari Ponpes Yamin Nawaya Pamona Selatan.
Terpisah, Moh Taufik hidayah yang merupakan Juara I lomba mengatakan bahwa dirinya ingin memberikan motivasi bagi kalangan muda, bahwasanya ada kesempatan untuk menuju sebagi seorang pemuda dalam meraih prestasi,
“Pemuda jangan dikotori oleh intelektual budaya bangsa asing, namun bisa lebih menjiwai dan cinta tanah air kita, bangsa Indonesia,” imbuhnya. ***
Editor : David Mogadi

