MOROWALI UTARA – Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, secara resmi meresmikan Jembatan Lembo-Tamba di Desa Lembobelala, Kecamatan Lembo Raya, pada Kamis (2/4/2026). Infrastruktur strategis ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian masyarakat setempat.
Jembatan yang memiliki panjang 60 meter dan lebar 5 meter ini mulai dibangun sejak tahun 2024. Setelah proses pengerjaan selama kurang lebih dua tahun, jembatan ini kini kokoh menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2 di Desa Lembobelala.
Dalam sambutannya, Bupati Delis mengungkapkan bahwa Jembatan Lembo-Tamba merupakan salah satu proyek infrastruktur desa terbesar di Morowali Utara dengan nilai investasi mencapai Rp12 miliar.
“Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan maksimal untuk lalu lintas barang, orang, dan yang paling utama adalah mengangkut hasil pertanian masyarakat,” ujar Bupati Delis.
Selain jembatan, Pemkab Morut juga telah menuntaskan pembangunan ruas jalan menuju Desa Lembobelala. Hal ini dilakukan untuk memastikan aksesibilitas warga tidak lagi terhambat.
“Kini Desa Lembobelala tidak lagi menjadi desa terpencil. Masalah minimnya fasilitas transportasi dan akomodasi telah kita urai satu per satu,” tambahnya.
Di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global, Bupati Delis berpesan agar masyarakat fokus memperkuat sektor pertanian. Menurutnya, sektor ini adalah fondasi paling kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi warga desa.
Senada dengan hal tersebut, Ketua TP-PKK Morut sekaligus Anggota DPD RI Dapil Sulteng, Ny. Febriyanthi H.D.J. Hehi, S.Si, Apt, menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan.
“Kehadiran jembatan ini harus diiringi dengan persatuan warga. Mari jaga kebersamaan ini, karena itulah kekuatan kita untuk membawa Desa Lembobelala menuju kesuksesan,” tutur Febriyanthi.
Kepala Desa Lembobelala, Johnson Tagoe, menyampaikan rasa syukur mendalam atas tuntasnya pembangunan jembatan yang selama ini menjadi impian warga.
“Kami sangat bersyukur. Selain jembatan, masyarakat juga sangat merindukan kehadiran Puskesmas Pembantu (Pustu) sebagai fasilitas kesehatan di desa ini. Kami berharap dengan akses yang terbuka, Lembobelala akan terus berkembang,” ungkap Johnson.
Prosesi peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung fisik jembatan oleh Bupati beserta rombongan. Acara kian semarak dengan penampilan pentas seni dari siswa-siswi Sekolah Dasar setempat dan pemotongan tumpeng.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, :Destuber Mato’ori, ST, M.Sc (Kepala Dinas PUPR Morut), Ansar, S.Sos (Camat Lembo Raya) dan lerangkat Desa serta tokoh masyarakat Desa Lembobelala.**

